Banjir Rutin Akibat Hujan Lebat di Taman Sidoarjo Dikeluhkan Warga Tawangsari

Banjir Rutin  Akibat Hujan Lebat di Taman Sidoarjo Dikeluhkan Warga Tawangsari Banjir yang menggenangi permukiman warga di Tawangsari

SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Hujan lebat yang mengguyur menyebabkan genangan di Perumahan Tawangsari Permai, Desa Kletek, Kecamatan Taman, masih belum surut hingga sekarang, Kamis (15/5/2025).

Banjir merendam kawasan Perumahan Tawangsari Permai sudah lima hari lamanya, sejak Minggu (11/5/2025). Bahkan, air sampai masuk ke puluhan rumah warga.

SMPN 3 Taman juga terdampak. Sehingga, aktivitas warga terganggu lantaran jalanan perumahan tergenang air.

Ketinggian air bervariasi, antara 20 hingga 30 sentimeter. Genangan diduga akibat saluran drainase yang tidak optimal dan Sungai Buntung meluap. Meskipun begitu, masih belum ada solusi konkret dari pemerintah daerah.

"Banjir sudah menggenak sejak Minggu malam setelah hujan deras tanpa henti. Volume air sempat menunun, tapi karena hujan semalam, jadi naik lagi," kata Ketua RT 01/RW 01 Benny Petta.

Ia menyebut, serupa terakhir terjadi pada Hari Natal Desember 2024 lalu. Namun, hingga kini belum ada langkah nyata dari pemerintah untuk menyelesaikan persoalan tahunan tersebut.

"Banjir ini sudah terjadi berkali-kali tapi belum ada solusi. Lima hari ini tercatat paling parah. Semoga segera ada solusi," keluhnya.

Menurut pria 53 tahun itu, merendam sembilan RT di Perumahan Tawangsari Permai. Terdiri dari Desa Kletek dan Tawangsari. Semenjak pertama merendam, pihaknya sudah melapor ke RW dan Pemerintah Desa (Pemdes) untuk penanganan.

"Saya sudah lapor ke Pemdes sejak hari pertama, kasihan warga kean berhari-hari. Camat sudah kesini, tapi ya hanya meninjau saja," bebernya.

Ia menjelaskan, air sampai masuk ke dalam area sekolah SMPN 3 Taman, sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar. Kawasan perumahan tersebut menjadi langganan ketika hujan deras tiba.

Warga berharap, pemerintah segera turun tangan untuk memberikan solusi jangka panjang terhadap masalah yang terus berulang tiap tahun.

Sementara, Camat Taman, Arie Prabowo, mengatakan, pihaknya akan mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dan berkoordinasi dengan DPUBMSDA.

"Akan kami koordinasikan dulu,"ujarnya. (cat/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Banjir Bandang di Gunung Pandan Aceh, Satu Orang Hilang':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO