Gubernur Jatim bersama Bupati Lindra saat melaunching Bus Si Mas Ganteng generasi kedua di Alun-alun Tuban pada bulan Ramadan lalu.
Namun, untuk penjemputan dan menunggu penumpang, bus hanya diperkenankan beroperasi di Terminal Rajekwesi Bojonegoro.
Artinya, masyarakat dari Tuban yang ingin menuju Stasiun Bojonegoro tetap bisa menggunakan layanan bus seperti biasa.
Namun bagi penumpang yang ingin kembali ke Tuban setelah tiba di stasiun, perlu terlebih dahulu menuju ke Terminal Rajekwesi.
"Kami tegaskan, bahwa kami terbuka untuk evaluasi. Harapannya, Bus Si Mas Ganteng bisa kembali menjangkau langsung Stasiun Bojonegoro dalam suasana yang lebih kondusif dan saling mendukung," pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Muchamad Aan Syahbana menyampaikan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap layanan ojek dan becak agar tetap menerapkan tarif yang wajar. Bila masyarakat merasa dirugikan atau dikenai tarif tidak sesuai, ia mengimbau agar melapor ke dishub.
"Komitmen ini bagian dari komitmen kami membangun layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan adil," tutupnya. (wan/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




