Pelatihan digital marketing yang digelar Disnaker Kabupaten Blitar.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas SDM dengan menggelar pelatihan digital marketing. Agenda tersebut didukung oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Dari hasil seleksi yang dilakukan sebelumnya, hanya 25 peserta yang lolos untuk mengikuti pelatihan ini, dan terdiri dari 20 masyarakat umum dan 5 perwakilan dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI).
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Mereka diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha di ranah digital.
Pelatihan tidak hanya berfokus pada pemberian materi teori, tetapi juga diarahkan pada praktik langsung, sehingga peserta memiliki bekal konkret untuk terjun ke dunia pemasaran digital.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa DBHCHT dimanfaatkan tidak hanya untuk pengawasan produk tembakau, tetapi juga untuk pemberdayaan masyarakat.
Kabid Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans) Disnaker Kabupaten Blitar, Latif Usman, menyebut pelatihan akan berlangsung selama 10 hari, hingga 19 Mei 2025.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




