Senin, 22 Juli 2019 09:44

Targetkan Swasembada Jagung, Mentan Cek Kesiapan Perusahaan Benih di Kediri

Selasa, 29 September 2015 19:14 WIB
Targetkan Swasembada Jagung, Mentan Cek Kesiapan Perusahaan Benih di Kediri
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat meninjau PT Bisi di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. foto: arif kurniawan/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berkunjung ke Kabupaten Kediri untuk mengecek kesiapan perusahaan yang dilibatkan dalam program pemerintah menambah luas areal pertanaman jagung 1 juta hektar, Selasa (29/9).

Dalam kunjungan kerjanya di PT Bisi,  Mentan Andi Amran mengatakan jika PT Bisi juga ikut dalam tender penambahan tanam jagung seluas 1 juta hektar terkait penyediaan benih jagung. Untuk itu pihaknya mengecek sejauh mana kesiapan PT Bisi dalam penyedia benihnya. “Kita cek kesiapan benihnya, karena dalam waktu dekat, begitu hujan turun langsung kita laksanakan, tidak boleh ditinggal, dan dari Bisi 65 persen,” kata Amran Sulaiman.

Amran juga mengatakan dalam penyedian beih jagung, pihaknya bekerjasama dengan banyak pihak, termasuk perusahaan swasta, sebab kebutuhan dalam pemenuhan tanam jagung seluas 1 juta sangatlah banyak. “Banyaklah yang ikut, salah satunya Bisi, karena kebutuhan kita sangat banyak, untuk tahun depan pemerintah juga akan memberikan bantuan yang sama, 1 juta,” terangnya.

Sementara dalam mengatasi terjadinya impor jagung, Mentan mengatakan solusinya hanya peningkatan produktifitas jagung. Untuk itu target produktivitas jagung tahun ini 9 ton per hektar. “Untuk impor kita berusaha kendalikan dengan swasta, kendalanya yang produktifitas kita rendah, dulu hanya 4 ton, terus 5 ton, untuk itu kita targetkan 9 ton,” tandasnya.

Dalam upaya peningkatan produksi jagung nasional, pemerintah memiliki program penambahan lahan baru tanaman jagung seluas 1 juta hektar. Dengan rata-rata produktivitas jagung dalam negeri 5 ton per hektar, tambahan lahan pertanaman jagung 1 juta hektar akan menghasilkan tambahan produksi jagung 5 juta ton. (rif/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...