Kepala BPJS Kesehatan Bojonegoro, Sistri Sembodo (kiri) dan Kepala BPJS Kesehatan Tuban, Farida. Foto: Suwandi/BANGSAONLINE
Melihat program JKN yang belum maksimal di Kabupaten Tuban ini, BPJS Bojonegoro dan Tuban terus memberikan edukasi kepada masyarakat.
Bahkan, Sistri menyampaikan, BPJS Kesehatan telah memberikan layanan keliling yang menyasar desa-desa. Pihaknya juga telah menggalakkan promosi di berbagai media sosial.
"Kami tak henti-hentinya terus mensosialisasikan betapa pentingnya manfaat BPJS Kesehatan pada masyarakat. Oleh sebab itu, dengan nilai 35 persen berharap pada bupati agar mensupport warganya agar mengikuti program JKN ini," beber Sistri.
Di kesempatan yang sama Kepala BPJS Kesehatan Tuban, Farida menegaskan manfaat penting menjadi peserta aktif program JKN untuk jamaah haji dan petugas haji.
Menurut dia, di Kabupaten Tuban, calon jamaah haji hampir 70 persen belum mengikuti kepesertaan JKN dan rata-rata mereka usianya lanjut usia.
Oleh sebab itu, BPJS Kesehatan menggandeng Kementerian Agama agar bisa membantu sosialiasi kepada calon jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kemenag Tuban agar ikut menyampaikan program JKN ini kepada calon jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci," pungkasnya. (wan/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




