Rumuskan Strategi dan Proker 2025, Pemkot Kediri Bersama OJK Gelar Rakor TPAKD

Rumuskan Strategi dan Proker 2025, Pemkot Kediri Bersama OJK Gelar Rakor TPAKD Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Tetuko Erwin Sukarno (tengah) saat memberi sambutan. (Ist).

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pemerintah melalui Bagian Administrasi Perekonomian berkolaborasi dengan (Otoritas Jasa Keuangan) menyelenggarakan rapat koordinasi di Ruang Kilisuci Balaikota Kediri, Kamis (27/2/2025).

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Tetuko Erwin Sukarno saat membuka kegiatan, mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program di .

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang diskusi mengenai hambatan, peluang, dan program kerja yang akan dilakukan pada tahun 2025.

"Tiap tahun kita menyusun program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah () dengan mitra kami yaitu guna mengkoordinasikan semua kegiatan," ujarnya.

Ia sekaligus memaparkan tingkat inklusi dan literasi di sudah menunjukkan indeks cukup tinggi yakni sebesar 87% di atas nasional. 

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sudah sangat mudah mengakses layanan keuangan seperti permodalan, dll.

Erwin juga memaparkan berbagai kegiatan yang telah dijalankan oleh sepanjang Tahun 2024. Diantaranya program Kurnia (Kredit Usaha Melayani Warga), literasi keuangan, pengenalan alternatif pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, Surat Edaran Walikota Kediri tentang gemar menabung, dll.

"Dengan Kurnia kita mempermudah warga yang ingin berusaha. Selain itu kita imbangi dengan literasi keuangan agar masyarakat juga tahu keuntungan serta risiko-risiko apa saja yang dihadapi ketika mengakses layanan jasa keuangan," terangnya.

Ditambahkan Erwin, saat menjalankan tugas , perlu adanya distribusi informasi dan internalisasi mengenai fungsi kepada seluruh OPD terkait dalam upaya peningkatan akses keuangan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

"Tahun ini saya berharap kita bisa terus menjalin kolaborasi dan sinergitas untuk melaksanakan program kerja agar bisa menyentuh semua masyarakat. Sehingga kegiatannya bisa lebih dilihat dan mendapat kepercayaan lebih dari lembaga jasa keuangan," ungkapnya.

Dalam paparannya, Erwin juga menyampaikan program kerja percepatan akses keuangan daerah yang akan dilakukan pada Tahun 2025. Antara lain program Kredit Pemerintah Melawan Rentenir (KPMR), program gemar menabung, galeri investasi, digitalisasi pasar, program literasi dan inklusi, dll.

Sementara itu perwakilan dari Kediri, Hurin Nur Izzah, mengungkapkan, bersama Pemkot Kediri selama ini menjalin sinergitas dan kolaborasi yang sangat baik dalam kegiatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat .

Menurut Hurin, memiliki tugas mengatur dan melindungi masyarakat terhadap sektor atau jasa keuangan yang berada di bawah pengawasan .

"Dalam proses pengawasan ini kami juga berkolaborasi aktif melakukan upaya preventif dan mendorong akses keuangan masyarakat ke jasa keuangan," tuturnya.

Diterangkan Hurin, bahwa pihaknya akan terus melakukan upgrading kegiatan peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang dimungkinkan untuk dikolaborasikan dengan Pemerintah Tahun 2025 sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera.

"Harapannya kegiatan dapat berjalan baik dan memberi manfaat untuk masyarakat ," tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo, Direktur Perumda BPR Bank , serta perwakilan dari OPD terkait. (uji/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan Warnai Peringatan Hari Bumi dan Hari Air Dunia di Kota Kediri':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO