Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. Wihaji di kegiatan Grebek Pasar
MADIUN,BANGSAONLINE.com - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., melakukan kunjungan kerja ke Kota dan Kabupaten Madiun.
Dalam kunjungan ini, ia meninjau berbagai program pemenuhan gizi serta pelayanan Keluarga Berencana (KB) di pasar tradisional.
BACA JUGA:
- Menham Pigai Soroti Dugaan Keracunan MBG di Surabaya, SPPG Dinilai Layak Dihentikan
- 200 Siswa Surabaya Diduga Keracunan MBG, Ning Lia: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
- Petaka! Ratusan Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Keracunan MBG dari SPPG Tembok Dukuh
Kunjungan dimulai dengan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Madiun, di mana Dr. Wihaji memastikan distribusi Paket Makan Bergizi (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Paket ini diserahkan langsung ke rumah-rumah sasaran di Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo.
Menariknya, distribusi ini dilakukan menggunakan sepeda motor bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK), sekaligus berdialog dengan warga penerima manfaat.
“Kita ingin memastikan bahwa ibu hamil, ibu menyusui, dan balita mendapatkan asupan gizi yang cukup sejak dini sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting,” ujar Dr. Wihaji, Rabu (26/2/2025).
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pasar Sukolilo, Madiun, untuk meninjau langsung kondisi pasar serta berinteraksi dengan pedagang dan pengunjung.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari program 'Gerebek Pasar' yang merupakan upaya pemerintah mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat.
“Hari ini kita pastikan bahwa program Gerebek Pasar berjalan lancar. Ada 1.016 pasar tradisional di seluruh Indonesia yang kita kunjungi untuk memastikan pelayanan KB tersedia dengan lebih mudah. Tak perlu repot-repot datang ke fasilitas kesehatan, di pasar pun sekarang bisa mendapatkan layanan kontrasepsi gratis,” jelas Dr. Wihaji.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




