Khofifah Indar Parawansa saat acara Kongres ke-18 Muslimat NU di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya. Foto: Ist.

"Ketua umum pembina ini struktur baru berdasarkan hasil koordinasi beberapa hari terakhir dan pendampingan PBNU, jadi ada PBNU yang memang diutus untuk melakukan pendampingan pada proses kongres oleh badan otonom sampai dengan selesai proses pemilihan," terang Khofifah, Sabtu (15/2/2025) dini hari.
Khofifah menegaskan ada dua orang yang diutus PBNU memberikan pendampingan pada proses kongres. Yang mana mereka juga ikut mendampingi proses sidang komisi yang membahas soal Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT).
"Artinya itulah (struktur baru) yang kemudian disepakati di PD/PRT, kemudian masuklah di tatib pemilihan dan sudah selesai," pungkas Khofifah.
Sebelumnya, Khofifah telah menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU sebanyak empat periode sejak tahun 2000.
Khofifah menjadi sosok terkuat selama kongres ini untuk terus melanjutkan kepemimpinan sebagai ketua umum. Hal itu terlihat dalam penyampaian pandangan umum pengurus wilayah atas laporan pertanggungjawaban kepengurusan Khofifah periode tahun 2016-2024. (dev/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




