Terlapor (lingkaran merah) yang diduga menipu puluhan UMKM di Surabaya Barat
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Polrestabes Surabaya tengah mengusut laporan UMKM di Surabaya Barat yang menjadi korban dugaan penipuan orang yang mengaku sebagai tangan kanan Wali Kota Surabaya dengan modus pinjaman online tanpa bunga untuk modal usaha.
Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, Iptu Bobby Wirawan mengatakan tim penyedik sudah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan sejumlah saksi.
"Korban sudah kami periksa kemarin. Saksi-saksi lain juga sudah kami periksa. Kami kebut juga," ujarnya.
Pengusutan kasus ini bermula dari pengaduan masyarakat (Dumas) oleh para pedagang. Dari Dumas, penyidik sudah meningkatkan status menjadi laporan polisi.
Penyidik juga berencana akan memeriksa Bramasta Afrizal Riyadi yang mengaku sebagai pegawai Pemkot Surabaya sekaligus orang kepercayaan Wali Kota Surabaya.
"Dalam waktu dekat terlapor juga akan kami panggil. Kami sekarang masih belum bisa menyimpulkan karena masih penyelidikan," ujar Bobby.
Seorang pedagang, Heni Purwaningsih juga mengaku sudah diperiksa penyidik. Pedagang di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Kandangan itu mengaku harus menanggung utang Rp6,6 juta akibat perbuatan terduga pelaku.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




