Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M. Chori saat foto bersama Kacabdin Wilayah Kota Malang-Kota Batu, Kepala SMAN 2 Batu, dan guru SMAN 2 Batu setelah melakukan penanaman pohon. Foto: Agus Salimullah.
Choiri juga mengatakan, melalui program ini, siswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk mencintai lingkungannya.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Batu, Anto Dwi Cahyono, mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan P5 bertema kearifan lokal yang dilakukan bersama dengan tim Adiwiyata SMAN 2 Batu.
"Alam merupakan titipan yang harus dijaga untuk anak cucu kita ke depan. Penananam pohon ini merupakan implementasi pelestarian alam di Kota Batu. Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut serta berkolaborasi dengan kami, sehingga kegiatan ini berjalan lancar," ungkapnya.
Selain kegiatan penanaman pohon, aksi nyata lanjutan kegiatan P5 dengan tema kearifan lokal berikutnya berupa pembuatan buku saku bahasa Jawa, beatle jula juli, tembang dolanan, dan ensiklopedi tumpeng yang akan direalisasi pada April 2025 mendatang.
"Jadi, kegiatan penanaman pohon ini merupakan kegiatan awal proyek P5 yang bertema kearifan lokal. Nanti masih ada aksi nyata lainnya pada bulan April," ujar Budi Santoso, salah seorang koordinator P5 kelas XI.
Kegiatan penghijauan bertajuk mamayu hayuning bawono tersebut turut diikuti oleh 350 siswa kelas XI dan guru SMAN 2 Batu. Selain itu, juga hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota Malang-Kota Batu, Hastini Ratna Dewi; Kadis Pendidikan Kota Batu, M.Chori; Kadis Pertanian, Heru Yulianto; dan beberapa pihak terkait. (asa/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




