Para narasumber foto bersama peserta usai memberikan Pelatihan Integrasi Kurikulum PLH Mangrove yang digelar PT Smelting dan SMK Mambahul Ihsan. Foto: Ist.
Sementara Kepala SMK Mambahul Ihsan, Much Abid, menyampaikan terima kasih kepada PT Smelting yang telah memberikan pelatihan PLH mangrove kepada guru dan anak didiknya.
"Ini sangat berarti dan penting bagi guru dan anak didik dalam menyerap ilmu dan.pengetahuan tentang pendidikan lingkungan hidup, khususnya tentang konservasi mangrove," katanya.
Senior Staff PT Smelting, Rachmayani, dalam kesempatan ini menyerahkan bantuan tong sampah dan bibit tanaman kepada lembaga pendidikan Mambahul Ihsan sebagai bentuk kepedulian untuk penanganan lingkungan sekolah.
Bantuan ini diberikan juga kepada UPT SDN 306 Gresik dan UPT SMPN 13 Gresik yang berada di kawasan Ujung Pangkah.
Menurut Rachmayani, kegiatan ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikemas dalam program konservasi mangrove.
Sebelumnya, PT Smelting sudah mengembangkan 8 hektare lahan konservasi mangrove di Desa Pangkah Kulon. Mangrove tersebut menjadi lahan konservasi dan ekosistem keanekaragaman hayati, dan nantinya akan dikembangkan menjadi eko dan eduwisata, agar masyarakat juga merasakan dampak positif dari keberadaan hutan mangrove.
"Dengan adanya konservasi mangrove tersebut, kami berharap anak didik generasi muda bersama masyarakat sekitar bersama-sama melestarikan dan menjaganya agar bermanfaat dalam menjaga abrasi dan kerusakan lingkungan," pungkas Rachmayani. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




