Ilustrasi.
BANGSAONLINE.com - BMKG menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi untuk perairan Tulungagung dan Trenggalek yang berlaku mulai 4-6 Februari 2025. Masyarakat terutama nelayan diimbau untuk mewaspadai gelombang yang mencapai 2,5-4 meter.
BMKG juga menyebut perairan Pacitan, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi memiliki potensi yang sama. Saat ini, wilayah Tulungagung dan Trenggalek berada pada puncak musim hujan.
BACA JUGA:
- BREAKING NEWS! Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Malang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Jember Minta Warga Hemat Air hingga Waspada Karhutla
- Prakiraan Cuaca Jember Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 23-31°C, Kecepatan Angin 6.3 m/s.
- Prakiraan Cuaca Banyuwangi Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 24-30°C, Kecepatan Angin 10.5 m/s.
Peringatan dini gelombang tinggi berkaitan dengan dampak munculnya Siklon Tropis TALIAH dari bibit Siklon Tropis 90S dan Siklon Tropis VINCE yang berasal dari bibit Siklon Tropis 99S. Kecepatan kedua siklon ini akan meningkat dalam 24 jam ke depan.
Aktifnya Monsun Asia, adanya gelombang atmosfer Kelvin dan Madden Julian Oscilliation (MJO), dan dukungan kelembapan udara serta kelabilan kondisi atmosfer Jawa Timur juga mengakibatkan pertumbuhan awan-awan penghujan.
Adapun saran keselamatan dari BMKG yakni, bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 m, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 m, serta kapal ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 m.
Secara umum kondisi angin di wilayah Jawa Timur bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan 30 knot (54km per jam). BMKG juga meminta instansi terkait agar mewaspadai dampak potensi cuaca ekstrem disertai angin kencang. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




