Ketua Kadin Sidoarjo Ubaidillah Nurdin saat menyerahkan bantuan ke korban banjir di Desa Kedungbanteng, Jumat (31/1/2025). foto ist
“Sebagai organisasi yang peduli dengan perkembangan ekonomi dan sosial, Kadin selalu siap turun tangan dalam membantu masyarakat, terutama saat terjadi bencana seperti ini,” tandasnya.
Dengan bantuan ini, Kadin Sidoarjo berharap dapat memberikan sedikit keringanan bagi warga yang terdampak dan mendukung upaya pemerintah dalam menangani bencana banjir yang melanda Sidoarjo.
Kadin Sidoarjo juga berkomitmen untuk terus hadir dan berkhidmat bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam aspek sosial yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati memberikan apresiasi atas kepedulian Kadin Sidoarjo yang telah membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah.
Menurut Fenny, meski Kedungbanteng tampak dikepung aliran banjir, namun tinggi air sudah relatif turun.
Meski demikian, Pemkab Sidoarjo tidak tinggal diam, akan membersihkan sungai disinyalir jadi penyebab dari banjir itu.
“Besok Senin, kami bersama BBWS akan membersihkan sampah yang menghambat aliran air," pungkas mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo ini.
Sebagai informasi, di kawasan Tanggulangin sendiri, tercatat kurang lebih ada sekitar 11 Desa dengan total sebanyak 9.121 warga yang terdampak banjir.
Seperti desa Kedungbanteng, Banjar Asri, Banjarpanji, Kalidawir, Ngoro, Ngaban, Kalitengah, Gempolsari, Sentul dan Penatarsewu.
Hingga saat ini, tersisa 162 jiwa dari 359 warga yang masih mengungsi di Desa Kedungbanteng, kecamatan Tanggulangin. (sta/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




