Persemian On Stream yan dilakukan PHE TEJ di Lapangan Sumber di Kecamatan Merakurak.
Di sisi lain, Arifin mengaku, bangga lantaran proses ini dapat dilalui dan setelah melalui beberapa proses resmi dialirkan ke PT Sumber Aneka Gas sebagai mitra pembeli.
Diharapkan, keberhasilan ini tidak hanya mendukung keekonomian lapangan, tapi juga berpengaruh menghidupkan ekonomi lokal di sekitar wilayah operasi.
"Apresiasi dan terima kasih kepada pemangku kepentingan yang telah mendukung operasi PHE TEJ hingga pengaliran gas bumi perdana dapat tercapai," timpalnya.
Dalam kesempatan yang sama, Awang Lazuardi menyampaikan, apresiasi sehingga PHE TEJ dalam mewujudkan pengaliran gas bumi perdana. Selanjutnya, berterimakasih kepada pemangku kepentingan khususnya regulator SKK Migas atas upaya percepatan sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan.
"Apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam project Sumber 1A, baik dari dari Zona 11, PHE TEJ, dan PT SAG. Dengan ritme waktu yang relatif padat, akhirnya PJBG disetujui SKK Migas dan gas in bisa dialirkan ke PT SAG,” ujarnya.
Ia menegaskan pengaliran gas bumi PHE TEJ merupakan komitmen Pertamina dalam mendukung ketahanan energi.
"Kita doakan produksi sumur ini akan sesuai yang ditargetkan dan kedepan TEJ akan menemukan sumber-sumber migas baru di wilayah Tuban," sambungnya.
Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengucapkan, selamat kepada PHE TEJ yang telah berhasil memulai produksi gas di awal tahun.
“Saya mendukung penuh pengembangan sumur yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan hasil terbaik untuk negara. Semoga dengan produksi ini selain meningkatkan lifting migas, juga dapat meningkatkan rantai ekonomi untuk masyarakat di sekitar wilayah Tuban," pungkasnya.(wan/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




