Pohon Sahabi. Foto: Pinterest
Berdasarkan kitab yang ia pelajari Bahira mendapat gambaran bahwa akan lahir seorang nabi terakhir. Ternyata ciri-ciri nabi yang bakal lahir itu ada pada diri Muhammad yang sedang berada di depannya.
Salah satu keajaiban yang disaksikan Bahira, ia melihat awan memayungi Muhammad dan pamannya, Abu Thalib saat berjalan di bawah terik matahari. Begitu juga ketika Muhammad dan Abu Thalib berteduh di bawah pohon Sahabi. Ia melihat daun-daun pohon Sahabi tampak merunduk untuk melindungi Muhammad kecil dan Abu Thalib dari sengatan matahari.
Bahira pun semakin yakin bahwa Muhammad ini calon nabi yang sesuai dengan ciri-ciri calon nabi terakhir yang ada dalam kitab yang ia baca. Karena itu ia mendekati Abu Thalib. Ia menyatakan bahwa keponakan Anda ini kelak akan menjadi pemimpin besar. Ia menasehati Abu Thalib agar menjaga Muhammad.
Kini pohon Sahabi menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat masyhur. Dilansir RRI.co.id, pohon Sahabi kali pertama ditemukan oleh Pangeran Yordania, Gazi bin Muhammad. Dia memang ahli sejarah. Setelah menyaksikan ciri-cirinya dia meyakini pohon yang tumbuh rindang itu adalah pohon Sahabi. Pohon ini juga dikenal sebagai Pohon Sahabat Rasulullah.
Menurut Gazi bin Muhammad, pohon tersebut mirip dengan yang disebutkan dalam sejumlah arsip dan literatur yang pernah dibacanya. Seluruh arsip dan literatur itu kini tersimpan di Perpustakaan Royal Archives, Kerajaan Yordania.
Masyarakat Arab juga menyebut pohon Sahabi sebagai pohon Al Buqayawiyya. Artinya 'pohon yang diberkahi'. Sedangkan nama ilmiahnya adalah Pistacia Atlantica.
Wallahua’lam bisshawab.(dari berbagai sumber)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




