RATA - Dua rumah ludes terbakar dan 1 sekolah rusak berat akibat terjadi kebakaran yang disebabkan konsleting listrik. foto: suwandi/BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gara-gara konsleting listrik pada saat menyalakan pompa air, 4 rumah dan 1 gedung sekolah di Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Tuban dilalap si jago merah, Selasa (15/9).
Pantauan di lapangan, 2 rumah milik Rohani (40) dan Sarbin (55) ludes dilalap si jago merah. Sedangkan, 3 gedung lokal Sekolah Dasar (SD) Negeri II Kaligede, Senori megalami rusak berat. Sementara 2 rumah lainnya mengalami rusak ringan.
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Jelang Revitalisasi, 41 Kios Pasar Baru Tuban Ludes Terbakar, Taksir Kerugian hingga Ratusan Juta
- Hidup Sebatang Kara, Lansia di Tuban Tewas Terpanggang Usai Rumahnya Dilalap Api
- Mediasi Pasca Demo Insiden Kebakaran, Manajemen PT TPPI Janji Tidak Lanjuti Keluhan Warga
Berdasarkan data di lapangan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 09.30 WIB pagi. Saat itu, Wiyono (36) bersama Sarbin (55) sedang memperbaiki mesin pompa air untuk keperluan penyulingan minyak mentah. Saat itulah terjadi konsleting sehingga menyebabkan percikan api yang langsung menjalar ke saluran tungku minyak yang berada di rumah Sarbin.
Api dengan mudah merembet ke sekitar termasuk gedung SDN II Kaligede yang berjarak 3 meter dari sumber kebakaran karena saat itu angin bertiup kencang.
“Benahi sanyo (pompa air-red) ternyata konslet, akhirnya menyambar rumah,” ujar Sarmadi (70) yang rumahnya ikut terbakar kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (15/9).
“Para warga sudah maksimal memadamkan api, tapi api tetap saja besar. Karena ada aliran minyak di sekeliling rumah,” terang Sarmadi
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




