RSUD Lawang Manfaatkan Anggaran DBHCHT untuk Tingkatkan Fasilitas Kesehatan

RSUD Lawang Manfaatkan Anggaran DBHCHT untuk Tingkatkan Fasilitas Kesehatan Peninjauan fasilitas kesehatan di RSUD Lawang, Kabupaten Malang.

Ia menyebut, anggaran tersebut juga untuk belanja keperluan CSSD (Central Sterile Supply Department), namun tinggal alat bantu laser untuk membantu operasi retina mata yang belum sampai Menurut dia, untuk belanja alat kesehatan yang sesuai e-catalog dan e-purchasing tidak bisa sekaligus, karena butuh waktu sekitar 3 bulan untuk proses hingga barangnya datang.

"Saat ini yang belum datang itu alat bantu untuk operasi retina mata, kemungkinan nanti pertengahan Desember datang," katanya.

Tentunya dalam memutuskan belanja keperluan Rumah Sakit melalui kajian terlebih dahulu melalui Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK).

Hal ini untuk membantu penyusunan perencanaan yang bermutu di tingkat Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota maupun Rumah Sakit dalam memetakan ketersediaan sarana, prasarana, dan peralatan kesehatan

"Kita harus melihat kajian sebelum kita membeli alat melalui Aspak, misal dari tarifnya, jumlah pasiennya harus dikaji dulu. Sehingga tingkat pemanfaatan alat ini apakah mencukupi apa belum," ujarnya.

Ia juga kemukakan, jika tenaga Badan Layanan Umum Pemerintah mempunyai tarif terbatas tidak seperti swasta yang dikelola mandiri.

"BLUD Dengan Pemerintah tarifnya juga terbatas kalau kami berbeda dengan swasta mungkin bisa lebih berkembang lagi. Tarif itupun ada Perdanya apalagi dengan BPJS tipe C ya. Untuk tarif yang menetapkan Pemerintah. Kalau BPJS dari kementerian," paparnya.

Nur Rochmah berharap di tahun mendatang RSUD Lawang dapat menambah layanan kesehatan juga standarisasi rawat inap. karena bed rawat inap di RSUD Lawang ini lebih dari 100.

"Kalau dulu yang namanya RSUD biasanya ada ruangan yang bangsal. satu ruangan isi lebih dari sepuluh. dan itu kurang efektif. karena sesuai peraturan satu ruangan harusnya maksimal empat, dan di tahun 2025 nanti RSUD Lawang ingin mengembangkan di rawat inap standar, ICU Advance, Diabetes Center. mengingat di RSUD Lawang ini lahannya sangat terbatas," pungkasnya. (adv/dad/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO