RSUD Lawang Manfaatkan Anggaran DBHCHT untuk Tingkatkan Fasilitas Kesehatan

RSUD Lawang Manfaatkan Anggaran DBHCHT untuk Tingkatkan Fasilitas Kesehatan Peninjauan fasilitas kesehatan di RSUD Lawang, Kabupaten Malang.

MALANG, BANGSAONLINE.com - atau dana bagi hasil cukai hasil tembakau berperan penting untuk membantu peningkatan pelayanan di Kabupaten Malang, termasuk di sektor kesehatan.

Seperti RSUD Lawang yang tahun ini menerima sebesar Rp6.273.623.206,00. yang digunakan untuk pengadaan aset peningkatan fasilitas kesehatan dengan membelanjakan sebanyak 197 unit alat kesehatan.

Direktur RSUD Lawang, Nur Rochmah, mengatakan bahwa anggaran tahun ini dimanfaatkan untuk kegiatan peningkatan penyediaan sarana prasarana fasilitas kesehatan.

"Secara bertahap seluruh pasien yang membutuhkan pelayanan di RSUD Lawang dapat tertangani semua di RSUD ini. Karena, selama ini ada sebagian pasien yang harus dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena keterbatasan peralatan medis," ucapnya, Rabu (13/11/2024).

Dengan penambahan beberapa fasilitas ini, harapannya pelayanan di RSUD Lawang dapat lebih baik lagi, sehingga penanganan pasien bisa di rumah sakit tersebut dan tidak dirujuk ke tempat lainnya.

Menurut Nur Rochmah, penerimaan 2024 telah digunakan untuk belanja peralatan kesehatan. Di mana penggunaan alat kesehatan tersebut untuk pemenuhan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) menyesuaikan dengan Peraturan Menteri Kesehatan.

"Kegiatan belanja alat kesehatan dilakukan dua kali. Untuk semester pertama dibelanjakan bed pasien sebanyak 18 unit dan bedside cabinet sebanyak 48 unit untuk peningkatan pelayanan bagi pasien. karena ada beberapa bed pasien yang memang harus diganti," katanya.

Dengan peningkatan pelayanan ini, sejak 2023 pasien RSUD Lawang sangat meningkat. Pelayanannya lebih dijangkau dan masyarakat mengapresiasi RSUD Lawang dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Di semester kedua dibelanjakan untuk laboratorium sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, seperti pemeriksaan Hematologi secara lengkap serta pembelian plasma extator, dan rotator untuk pemenuhan sarana pelayanan bank darah di RSUD Lawang.

"Jadi indikatornya seperti kunjungan meningkat, masyarakat percaya dan masyarakat datang kesini, kami pun harus memberikan pelayanan yang lebih. salah satu contoh bisa mengangkat operasi yang lebih lagi dengan pengadaan pembelian untuk retina mata," urai Nur Rochmah.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO