KPU Surabaya saat menggelar rapat pleno rekapitulasi DPS, Rabu (2/9)
Menanggapi tudingan ketidakkonsitenan itu, Komisioner KPU surabaya bidang Bidang Hukum, Pengawasan, dan SDM, Purnomo Satriyo Pringgodigdo menepisnya. Ia mengatakan, Dhimam Abror, bakal Calon Wakil Walikota yang diusung Partai Demokrat dan PAN saat mendaftar kembali telah menggunakan SKCK baru.
“Oh, ndak. Ndak bener itu,” ujarya dengan nada ragu.
Ia menerangkan, saat pendaftaran berbeda dengan masa perbaikan. Pada masa perbaikan, ada kesempatan pasangan calon untuk memperbaiki berkasnya.
“kesempatan paslon perbaiki berkas di masa perbaikan itu,” katanya.
Purnomo juga menyangkal, jika KPU Surabaya mempunyai kewajiban untuk melaporkan setiap tahapan yang dilaksanakan dalam rangkaian Pilkada surabaya ke DPRD kota.
“ke DPRD? Gak ada ke DPRD. Tanggung jawab kami ke KPU RI. Dan itu ada landasannya undang-undang,” katanya.
Di sisi lain, dibukanya kembali pendaftaran Peserta Pilwali Surabaya oleh KPU Kota Surabaya, mendapat sorotan. Itu disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat, yang sedianya akan memprotes kebijakan tersebut.
Rencananya, gabungan dari seluruh perwakilan warga Surabaya yang mengatasnamakan Surabaya Berjuang, akan melurug kantor KPU Kota Surabaya, Kamis (3/9) hari ini. “Besok, kami akan meminta agar ada ketegasan dari penyelenggara Pilkada,” ujar Koordinator aksi Aldi Karmailis, kepada pojokpitu.com, Rabu (2/9).
Dengan nada tinggi dan berkobar-kobar, Aldi (Sapaan Aldi Karmailis), menilai upaya dibukanya pendaftaran tersebut jelas akal-akalan KPU belaka.”Apa jaminan bahwa ini bukan indikasi permainan kepentingan elit politik?. Karena kami yakin pasti nanti akan terjadi drama baru,” tegasnya.
Alasannya, wiraswata yang biasa berjualan Sound System dan Distributor kue basah ini menilai kepentingan-kepentingan ini sudah terindikasi menginginkan Pilwali Surabaya mundur hingga 2017.
Padahal, dengan pengunduran pelaksanaan ini, jutaan warga Surabaya yang akan dirugikan.” Ini dimanfaatkan oleh begal-begal Politik yang ingin melanggengkan kepentingan di Surabaya. Anda-anda tidak akan menyadari hal itu,” ucapnya.
Diterangkan Aldi, rencananya aksi ini akan diikuti ribuan relawan yang sebagian besar warga di perkampungan, dan perumahan yang ada di Surabaya, hingga perkampungan nelayan Kenjeran.
Aksi tersebut akan berkumpul di sekitaran Taman Bungkul dan selanjutnya long march menuju kantor KPU. “Tali Duk Tali Layangan. Awak Siji ilang-ilangan. Iki Suroboyo yo!. Ojok digawe dulinan,” pekiknya. (lan/sta)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




