Peserta sosialisasi TBC di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik. Foto: Ist
"Kami berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran TBC," ujarnya.
Dalam agenda tersebut, petugas kesehatan menjelaskan tanda-tanda awal penyakit TBC, seperti batuk berdahak yang berlangsung lebih dari 2 minggu, penurunan berat badan, serta demam yang tidak kunjung sembuh.
Mereka juga mengedukasi peserta tentang cara-cara pencegahan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, penggunaan masker bagi penderita, serta pentingnya pemeriksaan rutin di puskesmas.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memahami betapa pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tuntas. Melalui program sosialisasi ini, kami berharap dapat menemukan kasus TBC lebih awal, memberikan pengobatan yang tepat, dan memastikan pasien benar-benar sembuh untuk mencegah penularan lebih lanjut," urai dokter Ahli Pratama Puskesmas Kebomas, dr. Emilia Puspitasari saat paparan.
Dalam sosialisasi ini peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk tes tuberkulin dan konsultasi dengan dokter. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




