KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu bekerja sama dengan Puskesmas Sisir menggelar kegiatan skrining kantong tuberkulosis (TBC) di RW 11, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Babinsa setempat, serta puluhan warga. Program tersebut bertujuan memperkuat upaya deteksi dini penyakit TBC yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, sekaligus mencegah penyebaran lebih luas di tingkat komunitas.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Siap Taati Aturan, Pengacara Mikutopia Sebut Amdal Masih dalam Proses
Dalam sesi penyuluhan, Kepala Puskesmas Sisir, Sachariano, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap penularan TBC.
“TBC dapat menular melalui percikan dahak saat seseorang batuk atau bersin, bahkan tanpa disadari,” ungkapnya.
Sachariano menambahkan bahwa penyakit ini tidak selalu menampilkan gejala secara langsung.
“Kuman bisa ‘tidur’ di dalam tubuh dan baru aktif ketika daya tahan tubuh menurun. Karena itu, deteksi dini sangat krusial untuk mencegah penularan lebih lanjut,” jelasnya. Ia juga menyampaikan bahwa di wilayah kerja Puskesmas Sisir terdapat sejumlah warga dari berbagai usia yang tengah menjalani pengobatan TBC. “Masyarakat tidak perlu takut, pengobatan dan pencegahan bisa dilakukan secara teratur dengan pendampingan tenaga kesehatan,” tegas Sachariano.
Petugas Dinkes Kota Batu, Yoni Hadi Purnomo, turut memberikan penjelasan teknis mengenai prosedur skrining.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




