Pemkot Batu Gelar Pasar Murah Ramadan, 50 Pedagang Sediakan Pangan Harga Terjangkau

Pemkot Batu Gelar Pasar Murah Ramadan, 50 Pedagang Sediakan Pangan Harga Terjangkau Wali Kota Batu, Nurochman saat berkeliling Pasar Murah yang diselenggarakan di Pasar Among Tani

KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Batu Nurochman membuka kegiatan Pasar Murah pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan yang melibatkan lebih dari 50 pedagang mitra di Hall Pasar Among Tani, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai langkah pemerintah daerah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Dalam sambutannya, Wali Kota Nurochman menyampaikan apresiasi kepada para pedagang mitra dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pasar murah tersebut.

Ia menegaskan pemerintah daerah hadir untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momen Ramadan.

“Pemerintah hadir ketika ada komoditas yang mengalami kenaikan harga. Melalui kolaborasi dengan para pedagang dan berbagai pihak, kita melakukan intervensi agar harga tetap terjangkau dan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujar Wali Kota Nurochman.

Nurochman menjelaskan pasar murah ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan para pedagang mitra di Kota Batu melalui skema subsidi harga.

Melalui mekanisme tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan voucher belanja yang disediakan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Diskumperindag Kota Batu, Perum Bulog, Bank Indonesia, Forkopimda, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kota Batu.

“Semoga kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” tambahnya.

Usai membuka kegiatan, Wali Kota Nurochman meninjau langsung area Pasar Among Tani untuk melihat aktivitas pedagang dan masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, ia juga memastikan sejumlah pedagang telah menggunakan sistem pembayaran digital QRIS sebagai bagian dari upaya modernisasi transaksi di pasar rakyat.

Dirinya mengaku menerima sejumlah masukan dari pedagang terkait penataan lokasi penjualan komoditas di pasar agar lebih efektif dan memudahkan pembeli.

Menurutnya, masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk meningkatkan kenyamanan aktivitas perdagangan di Pasar Among Tani.

Kegiatan Pasar Murah ini dilaksanakan selama tiga hari sebagai bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Batu dalam menjaga stabilitas harga pangan serta memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat selama bulan Ramadan. (asa/van)