SDI Al Abror Situbondo. Foto: SYAIFUL BAHRI/BANGSAONLINE
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Para orang tua siswa mendukung SD Islam Al Abror Situbondo memberlakukan pembelajaran secara daring pada 10-15 September 2024. Kebijakan sekolah ini diberlakukan karena ada sekitar 27 siswa yang terkena penyakit.
"Kami sebagai wali murid mengapresiasi langkah sekolah yang aktif melihat kondisi siswanya," kata salah satu wali murid, Hadi Prianto, kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (11/9/2024)
BACA JUGA:
- Eldira Smarthome Situbondo Gelar Family Gathering, Hadirkan Juara Mini Miss Global
- Film Dokumenter 'The Hodo' Situbondo Raih Penghargaan BRIN 2025
- Siapkan SDM Unggul Hadapi Era Digital, Ponpes Ibnu Kholdun Situbondo Gelar Sekolah Guru
- Siswinya Juara 1 Lomba Olimpiade Sains Tingkat Jatim, SMP Ibnu Kholdun Situbondo Gratiskan Biaya
Ia menjelaskan bahwa penyakit tersebut bisa menular kepada siswa lainnya. Oleh karena itu, perlu ada kebijakan untuk memutus mata rantai penularannya.
"Saya mendukung Apa yang dilakukan sekolah sehubungan dengan siswa yang terjangkit penyakit cacar dan memungkinkan menjangkit yang lain," ucapnya.
Ia berharap sekolah bisa segera normal dan siswa yang terkena penyakit sembuh.
"Mudah-mudahan segera teratasi dari pihak sekolah dan Dinas Kesehatan," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




