Tersangka penipuan yang mengaku sebagai Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya (foto: Ist.)
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Seorang pria warga Tembok Lor, Bubutan, Surabaya dicokok polisi usai mengaku sebagai Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Dalam aksinya, pria yang tinggal di sebuah kontrakan di Sememi Jaya, Benowo, ini menipu korbannya hingga rugi jutaan rupiah.
BACA JUGA:
- Hendak Ulangi Aksi Serupa, Pemerkosa Mahasiswi Modus Loker Palsu Makassar Ditangkap di Surabaya
- Pasca-Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr. Soetomo, Polisi Gelar Olah TKP, Pasien IGD Masih Trauma
- Aksi Jambret di Surabaya Digagalkan Warga, Pelaku Ditangkap
- Ruang Arsip Gedung Penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terbakar, Apa Penyebabnya?
Mulanya aksi pria inisial KK yang mengaku sebagai RH dilakukan di sebuah warkop bernama Icip Kopi di Jalan Balongsari Tama Surabaya pada Sabtu (4/5/2024) malam pukul 20.00 WIB.
Korban berinisial DA (24) yang bekerja sebagai seorang petugas keamanan atau security asal Wonokitri, Surabaya.
Kepada DA, pria itu mengaku Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Berawal dari DA (korban) yang mendatangi rumah E untuk menanyakan terkait sepeda motor Honda Scoopy miliknya yang telah digadaikan di E.
Namun pada saat di rumah E, korban tidak bertemu dengan E melainkan ditemui orang tua E.
Selanjutnya kurang dari 1 jam, tersangka ini datang ke rumah E dan juga menanyakan sepeda motor N-Max miliknya yang telah digadaikan di E.
“Pada saat di rumah E, tersangka mengaku bernama inisial RH, yang mengaku-ngaku sebagai Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya. Tersangka dan korban juga saling bertukar nomor WhatsApp,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono, Senin (27/5/2024).
Akhirnya, pada 4 Mei 2024 pukul 20.00 wib, di Warkop Icip Kopi, korban bertemu dengan tersangka.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




