Pj Bupati Sampang Minta Nakes Serius Tangani Kasus DBD

Pj Bupati Sampang Minta Nakes Serius Tangani Kasus DBD Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto bersama kadinkes saat melakukan sidak di RSUD dr Mohammad Zyn. Foto: Prokopim Pemkab Sampang.

Pertama, menguras bak mandi dan tempat penampungan udara lainnya. Penting untuk menguras bak mandi dan semua wadah secara berkala yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti, vektor penyakit DBD.

Kedua, menutup tempat-tempat penampungan udara. Pastikan semua tempat penampungan udara, seperti tong air dan tangki air, tertutup rapat. Hal ini akan mencegah nyamuk masuk dan bertelur di udara tersebut.

Ketiga, mengubur atau menyingkirkan wadah-wadah tertentu, botol, sampah plastik, dan wadah lain yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk DBD.

Keempat, mendaur ulang barang-barang yang dapat dijadikan tempat berkembang biak nyamuk, seperti potongan ban atau wadah plastik bekas, dan diproses secara aman.

Kelima, menaburkan bubuk abate pada tempat-tempat berudara yang sulit atau tidak mungkin dikuras, sehingga menghambat perkembang biakan nyamuk.

"Gerakan 5M ini merupakan strategi yang telah terbukti efektif dalam mengurangi risiko DBD," tutupnya. (adv/tam/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO