Polisi melakukan olah TKP di lokasi rumah yang runtuh akibat ledakan bahan petasan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Petugas Polres Bangkalan bersama Tim Gegana Brimob Polda Jatim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di reruntuhan rumah bekas ledakan petasan.
Usai insiden yang menghancurkan sebuah rumah serta menyebabkan 1 orang meninggal dan 2 kritis di Desa Sembilangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan, itu petugas menemukan 5 selongsong petasan dari bahan kertas.
BACA JUGA:
- Jelang Iduladha, Pasar Tumpah dan Jual Beli Kurban Picu Macet Parah di Blega dan Patemon Bangkalan
- Tidur di Masjid Jadi Petunjuk, Pencuri Laptop Mahasiswa UTM Dibekuk Polres Bangkalan
- Rokok Ilegal Senilai Rp900 Juta Dimusnahkan Lanal Batuporon dan Bea Cukai di Bangkalan
- Diduga Tilap Uang Rp1,2 Juta, Mantan Karyawan Klinik di Bangkalan Ngaku Diminta Bayar Rp200 Juta
Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Heru Cahyo Seputro, mengungkapkan pihaknya melakukan olah TKP untuk sterilisasi. Sebab tidak menutup kemungkinan, masih ada sisa-sisa bahan peledak di lokasi tersebut.
"Kami bersama tim Gegana Satbrimob Polda Jatim, Labfor, dan Inafis Ditreskrimum Polda Jatim. Di reruntuhan, ditemukan 5 selongsong petasan yang masih belum berisi bahan peledak," ungkapnya, Minggu (21/4/2024).

Ledakan dahsyat yang terjadi pada Jum'at malam, 19 April 2024 itu, diperkirakan akibat bubuk potasium florat sekitar 1 kilogram yang tengah dirakit untuk petasan persiapan acara pernikahan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




