Pengurus DPW PBB Jawa Timur Mathur Kusairi bersama saksi partai korban pemukulan (dok. Ist)
Menurut Mathur, saksi dari partai PBB yang mendapatkan pemukulan tersebut sempat keluar dan digantikan saksi lain.
Ketika hendak masuk lagi, korban dihadang oleh oknum petugas yang ada di pintu masuk sehingga terjadi saling dorong.
"Saling dorong-mendorong dan semakin kisruh situasinya. Kemudian aparat datang entah itu untuk melerai atau untuk mengamankan, tapi kemudian terjadi pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum aparat yang melakukan pengamanan di sana," tuturnya.
Ia menegaskan, bahwa kejadian tersebut menjadi perhatian khusus oleh PBB Provinsi Jawa Timur.
"Saya mewakili Ketua DPW PBB Jawa Timur sangat mengutuk tindakan ini yang dilakukan oleh aparat. Yang kedua, kami menuntut kepada KPU untuk menghentikan rekapitulasi sampai persoalan pemukulan ini selesai," tegasnya. (dim/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




