Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, saat ikut memeriahkan Gebyar Hari Anak Nasional.
“Sebagai orang tua kita harus sadari bahwa tantangan anak-anak saat ini lebih berat dari zaman kita dahulu. Perkembangan teknologi semakin cepat, ibarat dunia hanya dalam genggaman, anak-anak harus selalu didampingi agar tidak terbawa arus yang buruk,” paparnya.
Berkaitan dengan hal itu, ia mengatakan perlunya kolaborasi dan semangat bersama dalam menunaikan tanggungjawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak. Termasuk saat ini, melalui upaya Pemkot Pasuruan yang sedang menggencarkan Pasuruan Resik.
“Pemkot Pasuruan tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi dengan elemen pentahelix. Menciptakan ruang-ruang terbuka untuk anak-anak bisa belajar dan bermain sebab sudah selayaknya mereka merasa aman dan nyaman, sehingga bisa mengembangkan diri dan potensi yang mereka miliki dapat tergali dengan baik,” ucapnya.
Adi menyebutkan, sinergitas menjadi kunci dalam menuntaskan adanya kasus dan persoalan yang terjadi pada anak-anak di lingkungan Kota Pasuruan saat ini.
“Pada kesempatan ini, kita kuatkan komitmen bersama. Kuncinya adalah sinergitas. Dari sektor kesehatan, sektor pendidikan, dan sektor terkait lainnya, wajib kita laksanakan dalam menghadapi serta mengantisipasi persoalan-persoalan yang terjadi pada anak-anak di lingkungan Kota Pasuruan,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Sekdakot Pasuruan, Asisten I Pemkot Pasuruan, Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Wakil Ketua I TP PKK Kota Pasuruan, para kepala OPD terkait, camat dan lurah, serta Tim Gugus dan Advokasi Kota Layak Anak (KLA) Kota Pasuruan. (par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




