Tangis Haru Warnai Penjemputan Puluhan Pesilat di Mapolres Tuban

Tangis Haru Warnai Penjemputan Puluhan Pesilat di Mapolres Tuban Puluhan pesilat pagar nusa, saat ditemukan dengan orang tuanya di Polres Tuban.

"Pamitnya berangkat ngopi dan ketemu temannya sesama warga, nggak taunya sudah ada polisi diamankan sama sepedanya," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Suryono menjelaskan, sebanyak 49 orang tersebut diamankan karena terindikasi terprovokasi ajakan melalui media sosial untuk menghijaukan Mapolres Tuban.

Mereka datang dalam rangka aksi solidaritas terhadap temannya yang dilakukan pemukulan oleh orang tidak dikenal.

"Adik-adik ini terprovokasi bahwa Polres Tuban tidak melakukan proses hukum terhadap pelaku pemukulan terhadap salah satu warga pagar nusa," ucapnya.

Mereka diamankan karena melakukan perbuatan yang tidak berizin atau tindakan ilegal untuk menghindari terjadinya gesekan dengan masyarakat.

Para pemuda yang diamankan tersebut, selain berasal dari Tuban mereka juga datang dari berbagai kota diantaranya dari Nganjuk, Bojonegoro dan Lamongan.

"Kalau tidak kita amankan bisa bahaya, konvoi kalau lewat kampung dilempar orang bisa terjadi gesekan yang bisa berdampak pada diri sendiri dan orang lain. Tidak ada yang kita lakukan penahanan, karena tidak memenuhi unsur untuk kita lakukan proses hukum lebih lanjut," terangnya.

Kapolres asli Bojonegoro ini menyampaikan, kepada orang tua untuk membantu memberikan edukasi terhadap putra putrinya supaya tidak terpancing dan tersulut oleh media sosial maupun informasi lainnya yang belum tentu kebenarannya.

"Klarifikasi dulu berita itu baru melakukan tindakan, tentunya tindakan yang sesuai dengan aturan hukum," tutupnya.(gun/sis)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO