Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Jatim, Saefur Rochim, saat memimpin rapat kelompok kerja pembangunan zona integritas.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kanwil Kemenkumham Jatim menjadi satu-satunya kantor wilayah kementerian hukum dan hak asasi manusia di Indonesia yang meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Untuk mempertahankan predikat yang diraih pada 2021 dari Kemenpan RB itu, instansi plat merah yang dipimpin Imam Jauhari ini menciptakan 4 ekosistem pelayanan terintegrasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Jatim, Saefur Rochim, saat memimpin rapat kelompok kerja pembangunan zona integritas Jumat (23/6/2023).
BACA JUGA:
- KemenpanRB Setujui 48 Formasi PPPK Paruh Waktu untuk Bojonegoro
- Sosialisasikan Program SP4N-LAPOR! Diskominfo Kota Batu Disambut Baik oleh Pedagang di Pasar Induk
- 11 UPT Jatim Borong Penghargaan di Refleksi Akhir Tahun 2024 Kementerian Hukum dan HAM
- Wamenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Serukan Kolaborasi untuk Membangun Negeri
"Inovasi yang kami lahirkan semua berdasarkan arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas tentang menciptakan birokrasi yang agile dan berdampak," ujarnya.
Menurut pria asli Tuban itu, ada beberapa indikator yang harus dipenuhi. Mulai dari inovasi harus disusun berdasarkan Manajemen Risiko yang ditetapkan. Serta output, outcome dan impact-nya harus jelas.
"Terutama terhadap peningkatan kualitas layanan, capaian kinerja, mendorong capaian kinerja utama, penguatan integritas," tuturnya.
Selain itu, pelayanan yang diberikan harus mampu menjawab kebutuhan pengguna layanan. Sehingga, inovasi tidak harus dalam bentuk aplikasi.
"Sinergi dan integrasi antar sistem pelayanan menjadi sangat penting dan harus dikedapankan sehingga masyarakat tidak perlu bolak-balik install aplikasi," kata Rochim.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




