Kepala Diskominfo Kota Batu, Onny Andrianto bersama Insan Fahmi, dan Rosikin, saat sosialisasi SP4N-LAPOR! di pasar induk Among Tani. Foto: Ist.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu, menggelar kegiatan sosialisasi sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional - layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat (SP4N-LAPOR!) di pasar induk Among Tani, Sabtu (25/1/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya kanal pengaduan pelayanan publik yang dapat diakses oleh semua warga.
BACA JUGA:
- KIM Awards 2025, Pemkot Batu Apresiasi Peran Informasi Digital dan Literasi Masyarakat
- KemenpanRB Setujui 48 Formasi PPPK Paruh Waktu untuk Bojonegoro
- Pedagang Pasar Induk Among Tani Batu dan Riyadlul Jannah akan gelar Doa Bersama
- Tingkatkan Kompetensi KIM, Diskominfo Kota Batu Gelar Pelatihan Public Speaking
Kepala Diskominfo Kota Batu, Onny Andrianto, menjelaskan bahwa sosialisasi ini diadakan di pasar induk Among Tani, untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
"Masyarakat yang datang, baik warga Kota Batu maupun dari daerah lain, perlu memahami pentingnya sosialisasi kanal pengaduan pelayanan publik secara langsung," tuturnya.
Onny menjelaskan, Salah satu tujuan pemilihan pasar induk Among Tani adalah untuk menarik lebih banyak audiens dari berbagai elemen masyarakat.
"Dengan demikian, kanal pengaduan SP4N-LAPOR! Ini diharapkan memiliki lebih banyak pengguna," kata Onny.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengaduan.
"Kami berharap, masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan kanal pengaduan ini untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka," ujarnya.

Sementara itu, asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Masyarakat Kemenpan RB, Insan Fahmi, mengatakan bahwa dirinya ke Kota Batu untuk mengkampanyekan aplikasi pengaduan publik.
"Kehadiran aplikasi SP4N-LAPOR! Diharapkan dapat berfungsi sebagai alat kontrol bagi masyarakat, dalam memperbaiki dan meningkatkan layanan publik yang disediakan oleh pemerintah" ujarnya.
Fahmi mengatakan, pelayanan publik harus sesuai dengan keinginan publik, sehingga dapat menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Ia menekankan pentingnya feedback dari masyarakat dalam menyempurnakan pelayanan yang diterima.
Fokus utama dari aplikasi SP4N-LAPOR! adalah memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaporkan keluhan atau masalah yang mereka temui dalam pelayanan publik.
Dengan menggunakan aplikasi ini, warga Kota Batu dapat segera memberikan masukan langsung dari ponsel, ketika layanan yang diberikan tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Lebih lanjut, Insan Fahmi menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemkot Batu dalam upaya pencegahan dan perbaikan layanan publik. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan setiap keinginan dan keluhan masyarakat ditangani secara efektif.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




