Sosialisasikan Program SP4N-LAPOR! Diskominfo Kota Batu Disambut Baik oleh Pedagang di Pasar Induk

Sosialisasikan Program SP4N-LAPOR! Diskominfo Kota Batu Disambut Baik oleh Pedagang di Pasar Induk Kepala Diskominfo Kota Batu, Onny Andrianto bersama Insan Fahmi, dan Rosikin, saat sosialisasi SP4N-LAPOR! di pasar induk Among Tani. Foto: Ist.

"Harapannya, masyarakat tidak menjadi hilang kepercayaan terhadap pemerintah. Tetapi justru sebaliknya, mereka semakin aktif mengawal pelayanan publik melalui pengaduan yang kami sediakan," terangnya.

Dengan langkah ini, dan Pemkot Batu bertekad untuk membangun sinergi yang lebih baik, mendorong partisipasi masyarakat, dan meningkatkan kualitas layanan publik ke depan.

Analis Kebijakan Ahli Madya Deputi , Rosikin, mengungkapkan melalui warga dapat menyampaikan pengaduan terkait pelayanan publik secara lebih mudah dan cepat, yang diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah dalam menangani masalah yang ada.

"Diharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini, masyarakat tidak hanya mengetahui cara menggunakan kanal tersebut, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berperan aktif dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di Kota Batu" ucap Rosikin.

Rosikin menjelaskan, laporan dapat disampaikan dengan mengakses www.lapor.go.id, melalui SMS 1708 dan aplikasi mobile. Sampaikan kronologi laporan dengan jelas dan lengkap, sebutkan waktu dan tempat, lampirkan bukti pendukung apabila tersedia, serta kirimkan laporan dan tunggu laporan diverifikasi.

Laporan kemudian diverifikasi terlebih dahulu oleh administrator LAPOR! untuk kejelasan dan kelengkapan, dan selanjutnya diteruskan ke intansi terkait paling lambat 3 hari kerja setelah pelaporan dilakukan.

LAPOR! akan mempublikasikan setiap laporan yang sudah diteruskan sekaligus memberikan notifikasi kepada pelapor. Instansi terkait diberikan waktu paling lambat 5 hari kerja untuk melakukan koordinasi internal dan perumusan tindak lanjut dari pelaporan yang diberikan oleh masyarakat umum.

Dengan demikian, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terjalin lebih erat, sehingga menciptakan Kota Batu yang lebih responsif dan bersahabat bagi semua warganya.

Sementara itu, para pedagang kaki lima yang berjualan di pujasera, lantai 3, pasar induk Among Tani, menyambut antusias sosialisasi SP4N-Lapor! Program ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik dengan memberikan saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi.

Seperti yang diungkapkan Takim, seorang pedagang soto ayam menyatakan kebahagiaannya terhadap peluncuran program ini.

Ia meyakini bahwa dengan adanya SP4N-Lapor!, keluhan terkait pelayanan publik, khususnya yang dihadapi para pedagang, akan dapat ditindaklanjuti dengan lebih baik.

"Semoga masalah sampah di pasar Batu dan area parkir di pasar Batu ada solusi terbaik, dari " ucapnya.

Dengan adanya sistem ini, diharapkan akan ada peningkatan responsivitas dari pemerintah daerah terhadap berbagai isu.

Kondisi pasar induk Among Tani yang terkadang dipenuhi sampah dan masalah parkir yang tidak teratur, menjadi perhatian serius para pedagang. Mereka berharap, melalui program ini, saran dan keluhan mereka bisa diakomodasi dengan cepat dan tepat. (adv/adi/msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO