Wamenag RI H. Zainut Tauhid Sa'adi saat membuka Rakernas V Pergunu didampingi Ketua Umum PP Pergunu KH Asep Saifuddin Chalim dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Leuwimunding Majalengka Jawa Barat. Foto: bangsaonline/Humas Pemprov Jatim
Saat memberikan sambutan Kiai Asep berkomitmen untuk terus memajukan pendidikan Indonesia. Ia mengatakan bahwa Pergunu akan mendirikan lembaga pendidikan unggulan sekelas Amanatul Ummah di setiap provinsi.
Menurut dia, para kiai pendiri NU yang terlibat langsung dalam perang kemerdekaan Indonesia telah sukses mendirikan Indonesia. Kini tugas Pergunu adalah mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan lewat pendidikan.
”Dan sukses atau gagalnya pendidikan Indonesia sangat tergantung pada peran guru,” kata Kiai Asep. Jadi guru punya tugas sangat berat tapi mulia.
Rakernas V Pergunu yang dibuka Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi dan ditutup Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan itu menelurkan 11 Rekomendasi yang meliputi internal dan ekternal. Rekomendasi itu dibacakan Sekjen PP Pergunu Dr Aris Adi Leksono di depan para peserta.
Yang menarik, salah satu poin Rakernas V Pergunu itu terkait dengan figur calon presiden yang dalam rekomendasi itu disebut pemimpin nasional. Rekomendasi itu secara tegas menyatakan bahwa pemimpin nasional harus bersih, jujur, amanah, berintegritas, serta memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi dan kemajuan pendidikan Indonesia.
Inilah rekomendasi lengkapnya:
INTERNAL
Rekomendasi Internal ini untuk ditindaklanjuti oleh seluruh pengurus pergunu pada semua tingkatan;
1.Mewujudkan lembaga Pendidikan Unggulan Bertarap Internasional di dengan piloting setiap provinsi satu lembaga
2.Penguatan Kelembagaan Pergunu dengan pembentukan 17.000 PAC, dan 83.000 Ranting seluruh Indonesia dan PCI Luar Negeri
3.Penguatan Sistem Kaderisasi untuk setiap Anggota dan Pengurus Se-Indonesia
4.Peningkatan Kompetensi Guru Pergunu berbasis Transformasi Digital
5.Peningkatan Kemandirian dan Kesejahteraan Guru NU dengan Program Teacherphenuer.
6.Peremajaan Batik Pergunu yang berhak cipta langsung atas nama Persatuan Guru NU
EKSTERNAL
Rekomendasi eksternal ini untuk ditindaklanjuti oleh stakeholder pergunu, pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga terkait;
1.Dalam kontek kepemimpinan Nasional, Pergunu berharap terpilih figur yang pemimpin bangsa yang memiliki komitmen terhadap terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia, yakni terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Pemimpin yang bersih, jujur, amanah, berintegritas, serta memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi dan kemajuan pendidikan Indonesia.
2.Dalam konteks pileg, pilpres, pilkada, Pergunu mendorong semua pihak untuk menjaga nilai demokrasi yang damai, tanpa politik identitas dan tolak money politics.
3.Dalam upaya pemenuhan dan pemerataan Guru, Pergunu berharap pemerintah menambah quota rekrutmen Guru P3K, baik di bawah binaan Kementerian Agama, maupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
4.Pemerintah harus lebih serius melakukan koordinasi dengan Lintas Kementerian dan Lembaga, serta Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi Guru.
5.Pemerintah harus lebih serius dalam program penguatan Pendidikan karakter dan akhlak berdasarkan nilai agama dan nilai kebangsaan.
Ditetapkan : Di Majalengka Jawa Barat
Pada tanggal : 29 Dzulqaidah 1444 H / 18 Juni 2023 M
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




