Gubernur Khofifah menerima kunjungan Dubes Palestina, Dr. Zuhair, S.M. Al-Shun, di Gedung Grahadi. Foto: devi fitri/BANGSAONLINE
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah turut mengajak Duta Besar Palestina untuk Indonesia melihat panorama Sungai Kalimas yang terletak di belakang Gedung Negara Grahadi saat malam.
“Banyak orang menjuluki Sungai Kalimas ini ‘Little Venice’ karena di sini juga ada wisata perahu yang bisa dinikmati masyarakat. Jadi ini indah sekali karena kalau malam juga banyak lampu-lampu dan bahkan ada pemusik yang bermain di atas perahu,” katanya.
Tidak hanya itu, orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim turut menjamu Dubes Palestina untuk Indonesia dengan buah-buahan khas Jawa Timur salah satunya Durian Kembang asal Lumajang sebagai simbol toleransi dan keberagaman serta nanas PK-1 asal Kediri. Kemudian ada juga nangkadak dan buah mentega yang diperoleh langsung dari halaman belakang Gedung Negara Grahadi Surabaya.
“Buah nangkadak ini mirip buah nangka. Dagingnya tebal berwarna kuning menyala namun bijinya kecil. Aromanya harum dan teksturnya lembut seperti buah cempedak,” katanya.
Sementara itu, Dr. Zuhair, S.M. Al-Shun selaku Duta Besar Palestina untuk Indonesia, mengatakan, banyak mahasiswa Palestina yang menjalani pendidikan terutama perguruan tinggi di Jawa Timur. Beberapa bahkan mendapatkan beasiswa.
Untuk itu, ia menyambut baik tawaran Gubernur Jawa Timur untuk menjadwalkan pertemuan antara dirinya dengan beberapa rektor perguruan tinggi di Jatim untuk membicarakan program beasiswa bagi pelajar Palestina.
“Kami menyambut baik tawaran Ibu Gubernur untuk mempertemukan kami dengan beberapa rektor perguruan tinggi di Jawa Timur. Dari pertemuan ini mungkin kita bisa melakukan kerjasama terkait program beasiswa,” katanya.
“Kami juga berharap, FIFA Matchday antara Tim Nasional Indonesia dan Palestina esok hari di Gelora Bung Tomo akan mempererat hubungan kedua belah pihak,” pungkasnya. (dev/git)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




