Pemkot Batu saat menunjukkan MoU yang telah ditandatangani dengan Badan Informasi Geospasial.
Dengan geospasial, kata Aries, Pemkot Batu bisa mendapatkan informasi untuk konflik tata ruang, perencanaan RTRW dan rencana perkembangan wilayah yang lebih valid.
“Jangan sampai Kota Batu menjadi kota beton, karena potensi Kota Batu ada di alamnya,” ucapnya.

Ia pun berharap, ada perkembangan SDM tenaga ahli terkait geospasial di lingkungan Pemkot Batu.
“Dengan kerja sama ini, kita bisa memberikan pendidikan dan pelatihan SDM terkait geospasial di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Nantinya, SDM tersebut akan menjadi tenaga fungsional di Kota Batu,” pungkasnya. (adi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




