Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu memberikan apresiasi terhadap penerapan sistem desentralisasi pengelolaan sampah hingga tingkat desa dan kelurahan. Langkah tersebut dinilai efektif mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta meningkatkan partisipasi masyarakat.
Kepala Desa Junrejo, Andi Faisal Hasan, menyebut sistem desentralisasi di desanya mendapat pengakuan dari DLH.
“Pengelolaan sampah di Junrejo ini diapresiasi oleh DLH, yang juga mengetahui bahwa pengelolaan dilakukan oleh masing-masing RW. Meski ada yang masih ribet menata pengelolaannya, namun semuanya selesai di desa dan tidak pernah dibawa keluar,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Ia menambahkan, Junrejo menjadi desa pertama yang menggagas sistem ini sebelum TPA Tlekung ditutup. Dana desa sebesar Rp20 juta per tahun dialokasikan untuk mendukung pembangunan TPS di tiap RW.
Sementara itu, Ketua Pengelolaan Sampah RW 05, Dibsuwanto, menegaskan sistem berjalan lancar dengan pengambilan sampah empat kali sepekan.
“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran memilah sampah di rumah agar memudahkan petugas,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




