Bambang Eko Muljono, Ketua Pengurus YPPTI Sunan Giri saat menyerahkan SK pengangkatan kepada Abdul Gofur.
"Terkait isu dicopotnya sejumlah dekan tidak ada, malah kami perpanjang sampai 30 oktober 2023 karena kepentingan reakreditasi," ungkapnya.
Terkait adanya laporan polisi yang ditujukan ke pihaknya, Bambang tetap bersikap tenang dan menunggu pembuktian dari pihak kepolisian.
"Nanti kita buktikan saja, kebetulan saya jadi saksi semua pertemuan yang telah terjadi. Yang digugat kan Kementerian Hukum dan HAM karena mengeluarkan surat bukan yang ada di dalam akta," ujar Bambang.
Lebih lanjut, ia berharap kepada Pj rektor yang baru, agar segera melakukan akselerasi percepatan di lingkungan akademis. Sebab, menurutnya, akan ada tindakan boikot dari Pj Rektor Dody Eko Wijayanto.
"Kami berharap pak Dody untuk tidak mengunci ruangan dan komputer-komputer itu tidak dibayar. Kami tidak punya akses bank kami sudah menunjuk kuasa hukum. urusanya perbankan kalau banknya tidak menghargai akte ini malah banknya yang kita gugat," katanya
Seperti diberitakan sebelumnya, Pelantikan Pj Rektor Unisla Dody Eko Wijayanto diwarnai penolakan oleh mahasiswa dan dosen. (qom/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




