Sabtu, 21 September 2019 21:19

Pemkot Surabaya akan Jadikan Kalimas Destinasi Wisata Malam dan Jalur Transportasi Air

Senin, 18 Mei 2015 23:36 WIB
Pemkot Surabaya akan Jadikan Kalimas Destinasi Wisata Malam dan Jalur Transportasi Air
Risma dan jajaran SKPD ikut berdayung di sungai Kalimas. foto: hms

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sukses membuat gebrakan dengan menggelar Festival Kalimas, Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya berencana bakal membuat sesuatu yang baru bagi kota Pahlawan ini. Wali Kota yang dikenal sukses mengubah dan menata kota Surabaya ini berencana bakal menjadikan Festival Kalimas ini sebagai destinasi wisata malam di kota Surabaya.

Rencana itu diutarakan Risma, disela-sela acara Festival Kalimas di kawasan monumen kapal selam (Monkasel) kemarin malam. Dia sudah berkomunikasi dengan Dirjen dan Menteri PU.

"Ini sangat efektif untuk wisata air, karena pemandangannya yakni gedung-gedung tua di sebelah utara sana cukup menarik," ujar Wali Kota.

Selain itu, dia juga berencana untuk menjadikan kalimas sebagai moda transportasi air. Namun rencana itu terganjal keberadaan pintu air, sehingga untuk saat ini masih belum bisa efisien.

"Saya sudah bertemu dengan Pak Dirjen dan sudah menjanjikan untuk masalah pintu air, dan pada prinsipnya beliaunya mau," terang Risma.

Risma menambahan, jika masalah pintu air bisa teratasi moda transportasi air ini cukup efektif karena aksesnya bisa sampai Wonokromo.

"Tadi, saat mau mengantar makanan jalanan kan macet, jadi kita gunakan jalur sungai ini. Kalau untuk sungainya kita tinggal mendalamkan dan mengatur debit air dan tidak perlu mengubah struktur jembatan karena itu adalah ikon heritage," pungkas Risma.

Sebelumnya, Asisten I Sekkota Surabaya (Bidang Pemerintahan) Yayuk Eko Agustin mengatakan, tujuan utama Festival Kalimas yakni untuk menghidupkan kembali sungai kebanggaan warga Surabaya itu. Kalimas memang sudah menjadi ikon Surabaya. Posisinya yang membelah kota membuat sungai ini dijadikan ‘denyut nadi’ utama aktivitas hilir-mudik perahu kecil sejak zaman pendudukan Belanda.

Meski tak lagi difungsikan sebagai rute kapal pengangkut komoditi, namun Kalimas hingga kini masih menyimpan nuansa historis yang kental. “Kalimas kini sudah sangat bersih. Oleh karenanya harus dimanfaatkan sebagai bagian dari identitas kota ini,” kata Yayuk. (yul/rvl) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Sabtu, 21 September 2019 15:30 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...