Wali kota Madiun menjadi pembina apel dalam pengukuhan FPRB kota Madiun. Foto: Hendro Suhartono/BANGSAONLINE.com
KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun membentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) guna mengantisipasi adanya cuaca ekstrim dan menjadi penyebab terjadinya bencana di Edupark Ngrowo Bening Kota Madiun.
"Kita perlu bekerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Apalagi untuk penanggulangan bencana yang mungkin terjadi di sini" ucap Wali Kota Madiun, Maidi dalam sambutannya, Jumat (18/11/2022).
BACA JUGA:
- DPRD Kota Madiun Serahkan Rekomendasi LKPj 2025 ke Plt Walkot
- Plt Wali Kota Madiun Apresiasi Hiburan dan Ucapan Idulfitri dari Paguyupan Gotong Royong Barito Jaya
- Sambut Para Pemudik, Plt Wali Kota Madiun Gowes Keliling Kota Sambil Cek Fasum
- DPRD Kota Madiun Gelar Rapat Paripurna Sampaikan Nota Penjelasan Atas 3 Raperda Inisiatif
Menurutnya, dengan adanya FPRB ini, akan mendeteksi aliran drainase yang ada di Kota Madiun, serta bisa ditangani oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi.
"Salah satu tugas dari anggota FPRB nanti adalah menyusuri sungai atau pun drainase, sehingga bila ditemukan adanya sampah bisa segera dilaporkan kepada dinas PU" terangnya kepada BANGSAONLINE.com usai pengukuhan FPRB.

Dengan adanya FPRB yang aktif dalam menjalankan tugasnya, lanjut Maidi, diharapkan bencana seperti banjir tidak terjadi di kota Madiun.
"Dengan keaktifan mereka mengecek segala saluran air, maka titik rawan banjir dapat tertanggulangi lebih dini" harapannya.
Ia juga berpesan, walaupun sudah ada petugas FPRB, namun kepedulian dan peran serta masyarakat jangan ditinggal. Sehingga semuanya bisa saling bersinergi. (dro/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




