Ketua FPRB Kabupaten Kediri dr. Ari Purnomo Adi (pakai rompi) bersama tim saat mengecek tumpukan sampah di Desa Turus Kecamatan Gurah. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
Ia mengatakan akan segera membahasnya dengan tim dan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti dinas lingkungan hidup dan DPUPR. Pihaknya juga akan melaporkan temuan ini kepada Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Ari menyebut bahwa masalah sampah, terutama sampah rumah tangga, memang manjadi dilema bagi masyarakat. Pasalnya, sejauh ini belum tersedia tempat pembuangan sampah yang layak.
Hal itulah yang membuat masyarakat membuang sampah di tempat yang tidak semestinya. Seperti di bantaran sungai, di aliran sungai, serta tempat terbuka seperti yang terjadi di Desa Turus.
"Kami sebagai kelompok relawan siap membantu pemerintah dalam penanggulangan masalah sampah ini. FPRB Kabupaten Kediri telah memiliki sekolah sampah dan itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk belajar bagaimana mengolah sampah yang benar," pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, ketika dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, berjanji akan secepatnya melakukan pengecekan ke lapangan. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




