DPRD Kabupaten Pasuruan Kritisi R-APBD 2023, Sektor Pertanian hingga Lingkungan Jadi Sorotan

DPRD Kabupaten Pasuruan Kritisi R-APBD 2023, Sektor Pertanian hingga Lingkungan Jadi Sorotan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat memberikan jawaban atas PU fraksi-fraksi.

Kritikan dan masukan juga disampaikan oleh fraksi gabungan (PKS, Hanura, dan Demokrat) melaui Jubir Najib Setiawan. Politikus PKS itu menilai upaya mengurangi angka stunting yang dilakukan tidak cukup karena terkesan hanya mengandalkan sosialisasi terhadap masyarakat.

"Harus ada intervensi nyata yang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap ibu hamil yang dirasa rawan stunting," katanya.

Terkait bidang pendidikan, pemkab diminta membuat program inovatif dalam rangka membentuk karakter anak didik. "Di era disrupsi sekarang ini pengaruh sarana IT seperti gadget yang dilakukan oleh para pelajar membuat khawatir banyak pihak, khususnya para pendidik dan orang tua didik," bebernya.

Untuk bidang kesehatan, fraksi gabungan menyarankan adanya insentif yang layak untuk kader kesehatan dan kader lansia. Sebab, peran mereka selama ini dalam membantu tugas di desa-desa sangat dirasakan.

"Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini kami mengusulkan untuk memberikan kenaikan insentif mereka dengan disesuaikan kemampuan keuangan daerah," pungkas Najib.

Sementara Bupati Pasuruan H. M. Irsyad Yusuf mengapresiasi kritik dan masukan dari anggota dewan demi perbaikan ke depan.

"Soal adanya adanya karoeke ilegal, sejak zaman saya menjabat, tidak menerbitkan izin. Tapi kalau ada temuan, silakan laporkan kepada kami, pasti akan ditindaklanjuti oleh satpol PP," jelasnya.

Soal penanganan jalan rusak dan PJU yang belum maksimal, pria yang akrab dipanggil Gus Irsyad itu berdalih anggarannya terkendala oleh refocusing saat pandemi Covid-19. Sehingga anggaran yang sudah disiapkan dialihkan untuk penanganan kesehatan.

"Di PAK ini kita sudah menambah anggaran perawatan jalan dan penambahan LPJU," ungkapnya.

Bupati juga menjawab kritikan dari fraksi gabungan soal penanganan stunting. Menurutnya, upaya yang dilakukan pemkab tidak hanya sosialisasi saja, tapi juga melalui intervensi terhadap ibu hamil seperti olahraga khusus, serta rujukan dini terencana ke RSUD Bangil.

"Terkait dengan fenomena pemakaian gadget oleh para pelajar yang mulai mengkhawatirkan, kami ucapkan terima kasih. Upaya yang kami lakukan adakah peningkatan pengawasan serta instruksi kepada pendidik dan orang tua," imbuhnya.

Di akhir sidang paripurna, orang nomor satu di itu dibuat terkejut oleh aksi para pegawai sekretariat dan juga anggota fraksi PKB yang mengadakan tumpengan untuk memperingati HUT ke-52 Bupati Irsyad Yusuf. 

"Iya, ternyata pada hari itu (Rabu 10/11) Bupati Pasuruan sudah memasuki usia 52 tahun. (acara peringatan HUT) Sengaja dilaksanakan secara sederhana di gedung DPRD karena Pak Bupati juga mantan ketua DPRD," jelas M Sudiono Fauzan, Ketua . (bib/par/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO