PT. Trans-pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban bersama PEM Akamigas Cepu dalam penyusunan kurikulum, Minggu (9/10/2022).
Ia juga mengapresiasi, langkah PEM Akamigas Cepu, yang berinisiatif mengundang industri seperti TPPI untuk menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Diharapkan, lulusan PEM Akamigas, lebih siap bekerja di industri teknologi saat ini.
Selain rapat penyusunan kurikulum, pihak PEM Akamigas juga mengajak undangan untuk melaksanakan kunjungan ke peralatan praktek atau alat peraga mulai dari hulu sampai hilir, lab geologi, chemical, electrical, instrumentasi, proses produksi dan logistik.
"TPPI memiliki 4 program CSR, yaitu charity, pembangunan sarpras, peningkatan kompetensi masyarakat, dan pemberdayaan. Hal-hal itu yang bisa kita kerjasamakan, selain magang atau PKL untuk mahasiswa tentunya,” jelasnya.
Saat ini, TPPI tengah memproses pembangunan fasilitas produksi Olefin dan Aromatik atau dikenal dengan Olefin Complex Development Project (OCDP) di kawasan kilang TPPI, Kabupaten Tuban.
Di TPPI terdapat dua proyek pengembangan dan pembangunan yang saat ini sedang dilaksanakan Pertamina, Pengembangan pertama, adalh proyek Revamping Aromatic yang akan meningkatkan produksi petrokimia berupa Paraxylene dari 600 ribu ton menjadi 780 ribu ton per tahun yang ditargetkan selesai pada 2022.
"Kedua, Proyek New Olefin yang mencakup pembangunan Naphtha Cracker, termasuk unit-unit downstream dengan produk Polyethylene (PE) sebesar 1 juta ton per tahun dan Polypropylene (PP) 600 ribu ton per tahun yang ditargetkan selesai pada tahun 2024," tutupnya.(gun/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




