Truk bermuatan tembakau jawa yang ludes usai dibakar massa di Lapangan Bulai, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pembakaran truk bermuatan tembakau yang terjadi pada Kamis (15/9/2022) kemarin mendapatkan tanggapan dari sejumlah pihak.
Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Eka Purnama menjelaskan bahwa untuk saat ini masih proses penyelidikan dan akan segera ditindaklanjuti. Karena ini sudah menjadi sorotan dari beberapa pihak bahkan dari masyarakat luar Pamekasan.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Polres Pamekasan Pastikan Isu Pocong yang Gegerkan Warga Adalah Hoaks
- Polres Pamekasan Gelar Rilis Kasus Travel Umrah Diduga Jemaah hingga Rp10 Miliar
Pihaknya akan mengupayakan kasus tersebut secepatnya tuntas. Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap 6 saksi,
"Untuk saksi, kami sedang melakukan pemeriksaan baik kepada supir dan kernet, kemudian pemilik kendaraan," jelasnya, Jumat (16/9/2022).
Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan Hasanurrahman menjelaskan, di perda itu ada tim yakni dari Satpol PP serta TNI, Polri, Disperindag, serta Dinas Pertanian dan Perkebunan.
"Jadi, ketika melakukan kegiatan pencegatan di jalan pengendalian tidak bisa sendirian, karena kami tidak tahu tembakau jawa," ujarnya.
Sedangkan Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM) melalui Wakil Ketua Umum Abdul Bari turut menyayangkan aksi pembakaran tersebut yang seharusnya tidak terjadi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




