KHAWATIR. Sekretaris Komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito mengaku khawatir jika ada insiden serupa di JOB P-PEJ. Karena RSUD type B segera dioperasikan. Foto: eky nurhadi/BANGSAONLINE
Sementara itu, Kasubag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Hari Kristianto mengungkapkan, RSUD Type B itu saat ini prosesnya masih lelang renovi. Pasalnya ada beberapa ruangan dan tempat yang masih kurang sempurna. Pemkab menganggarkan Rp 17 juta untuk renovi kali ini.
"Renovasi sebelumnya dilakukan PT Relis Sapindo Utama, namun karena direkturnya meninggal dunia maka kita putus kontraknya. Sehingga kali ini masih proses lelang untuk melanjutkan renovasi," katanya.
Gedung rumah sakit type B di Jalan Veteran itu mangkrak selama bertahun-tahun. Sebelumnya, anggaran yang disediakan untuk renovasi RS itu senilai Rp 39.380.000.000, namun setelah dikaji akhirnya diturunkan menjadi senilai Rp37.980.950.000.
"Tetapi kali ini diaganggarkan kembali senilai Rp 17 juta," sambung Heri.
Perbaikan yang dilakukan mulai dari gedung A sampai gedung R. Selain itu perbaikan yang dilakukan mayoritas masalah interior. Perbaikan ini dilakukan untuk penyesuaian ruangan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan. "Karena sudah lama mangkrak ruang-ruang banyak yang rusak, terutama atapnya bocor," imbuhnya.
Rencananya, RSUD Sosodoro Djatie Koesomo yang saat ini masih beroperasi akan dipindahkan di RSUD Type B di jalan Veteran, Bojonegoro itu. Sebab, RS Sosodoro kondisinya sering overload dan ruangnya terbatas. (nur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




