Warga Tuban melaksanakan tradisi turun temurun mandi air bengawan yang biasa disebut "Tuku Banyu Nggawan".
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban melaksanakan tradisi turun termurun mandi air bengawan yang biasa disebut "Tuku Banyu Nggawan", Rabu (9/8/2022).
Ritual ini, mengharuskan setiap warga setempat atau pendatang agar diberikan keselamatan dan dijauhkan dari bahaya.
BACA JUGA:
- DPRD Tuban Dorong Penguatan Gerakan Literasi, Soroti Minimnya Pemahaman Demokrasi Pelajar
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
Tampak para orang tua mendampingi anaknya untuk dimandikan air Sungai Bengawan Solo oleh tokoh masyarakat. Saat anaknya dimandikan, orang tua menaburkan uang koin seikhlasnya ke dalam sungai.
Salah satunya, Kholisatun Nisa, menjelaskan, tradisi Tuku Banyu Nggawan ini sudah diselenggarakan secara turun-temurun oleh warga sekitar. Namun, ia baru melaksanakan secara massal baru tahun ini.
"Iya, anak saya, saya ikutkan mandi air Bengawan Solo hari ini," katanya.
Nisa menuturkan, ritual lempar uang koin itu sebagai bentuk pembelian air Bengawan Solo, agar para balita yang dimandikan beserta semua keluarganya diberi keselamatan oleh Allah SWT.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




