Selasa, 01 Desember 2020 09:45

Bermotif Khas Nganjuk, Batik Lereng Wilis Rambah Mancanegara

Sabtu, 25 April 2015 01:45 WIB
Editor: Musta'in/Revol
Wartawan: Soewandito
Bermotif Khas Nganjuk, Batik Lereng Wilis Rambah Mancanegara
KHAS – Sejumlah pemudi di Lereng Gunung Wilis tengah membatik. foto: Soewandito/BANGSAONLINE

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Batik karya sejumlah anak muda di lereng Gunung Wilis, tepatnya Desa/Kecamatan ngetos Kabupaten Nganjuk, kini tak bisa dianggap sebelah mata. Batik yang bercorak khas Nganjuk itu, ini sudah merambah pasar mancanegara. Saat ini, para perajin batik tersebut tengah mengerjakan pesanan untuk dikirim ke Malaysia.

Batik khas Lereng Wilis itu hasil karya sejumlah anak muda warga Desa/Kecamatan Ngetos Nganjuk. Batik yang diproduksi, kebanyakan bermotif khas Nganjuk.

“Kami lakukan semata untuk mengangkat budaya batik Nganjuk,” cetus Aris Trio Efendi (36) perajin batik sekaligus pengasuh kerajinan batik, di Ngetos. Ia menyatakan hasil produk batik itu sudah tembus pasar mancanegara, selain juga pasar domestik.

Aris bertekad melestarikan budaya batik, karena batik merupakan warisan budaya leluhur bangsa yang telah diakui oleh Unesco salah satu bidang yang menangani masalah kebudayaan pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia bercerita, awalnya, hanya dia sendiri yang membatik. Lalu kemampuan itu ditularkannya ke teman-temannya, dengan harapan mereka juga tertarik menekuni batik tulis tersebut.

Semula, tidak banyak teman Aris yang tertarik belajar membatik. Namun setelah Aris memberikan sejumlah pemahaman, lambat laun, mereka akhirnya tertarik dan mulai tekun membatik. Kini para pemuda lereng Gunung Wilis ini sudah memiliki pekerjaan dan penghasilan dengan menekuni batik tulis tersebut. Apalagi, batik yang dihasilkan, beda dengan batik Solo maupun Yogjakarta, kini mulai diburu penggemar batik dari mancanegara.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...