Tangkapan layar Kepala Sekolah Selamat Pagi Indonesia Kota Batu, Risna Amalia, bersama Alumnus saat hadir di Podcast Kanal Anak Bangsa.
"Para siswa-siswi di sana (SPI) merasa tidak bisa membendung komentar-komentar dari orang-orang (netizen) soal podcast, tapi mereka akan menunjukkan dengan sebuah prestasi yang membanggakan, dengan tujuan untuk menunjukkan selama ini tidak ada peristiwa apapun seperti yang diberitakan selama ini," tuturnya menambahkan.
Hal senada juga diungkapkan Siska Dila, salah satu alumnus SPI yang juga teman satu angkatan dengan pelapor. Ia mengaku, tidak ada peristiwa apapun selama belajar di Sekolah Selamat Pagi Indonesia.
"Jadi, selama 14 tahun saya bersekolah dan akhirnya lulus mengabdikan diri dengan bekerja di SPI, saya tidak menemukan kejadian apapun. Semuanya baik-baik saja, dan saya justeru heran mengapa melaporkan," kata Dila.
Pun demikian halnya dengan Nilam, yang juga salah seorang Alumnus dari SPI Kota Batu. Selama sekolah di sana, ia menilai kurikulum pembelajaran juga sangat baik.
"Karena setelah lulus bisa menjadi wirausaha dengan dibekali keahlian tentunya. Dan saya merasa bangga dan bersyukur serta semangat, karena bisa menjadi bagian dari Sekolah Selamat Pagi Indonesia," ucap Nilam.
Sementara itu, Heru dari chanel youtube Kanal Anak Bangsa juga mengaku sangat sependapat dan setuju sekali, jika tetap harus fokus mempertahankan prestasi bagi para murid-murid yang bersekolah di SPI Kota Batu.
"Tentunya, kita menjawab itu (berita-red) dengan tetap berprestasi dan karya nyata itu sangat luar biasa sekali. Jadi, jangan pernah berhenti untuk selalu berjuang demi tumbuh kembangnya tunas anak bangsa," kata Heru. (asa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




