Mencari Model Sekolah Toleransi, Komunitas BrangWetan Gelar Mini Workshop

Mencari Model Sekolah Toleransi, Komunitas BrangWetan Gelar Mini Workshop Mini Workshop merumuskan Sekolah Toleransi yang digelar Komunitas BrangWetan. Foto: Ist

“Jadi kalau tahun lalu seratus persen untuk dunia pendidikan, maka sekarang 60 persen pendidikan, 40 persen nonpendidikan,” kata Masrullah.

Karena itulah salah satu capaian dalam program tahun lalu, yaitu terpilihnya Duta Toleransi untuk SMP dan SMA, maka diharapkan tahun ini dapat disinergikan dengan Duta-Duta lain yang sudah ada di Kabupaten Sidoarjo, misalnya Duta Anti AIDS, Duta Anti Narkoba, Pemuda Pelopor, Paguyuban Guk dan Yuk Sidoarjo, serta Duta-Duta lain yang sudah menjadi program Disporapar Kabupaten Sidoarjo.

Menurut rencana, acara ini akan diawali dengan paparan pengantar oleh Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro, mantan Mendikbud RI (1993-1998) yang juga menjadi Penasehat Komunitas Seni Budaya BrangWetan. Sedangkan sebagai pemantik diskusi adalah dari Tim LPPM UIN Sunan Ampel Surabaya.

Melalui agenda tersebut, diharapkan ada masukan tentang indikator model Sekolah Toleransi; termuskannya gambaran rencana kegiatan tentang Sekolah Toleransi dan peningkatan kemampuan siswa serta kelompok pemuda dalam pengembangan toleransi.

Selain itu juga menghadirkan lingkungan yang kondusif untuk kelestarian program penguatan toleransi di lingkungan siswa dan kelompok pemuda; terlibatnya sekolah, komite dan organisasi kepemudaan dalam pengembangan toleransi di masyarakat.

Pihak-pihak yang diundang menjadi peserta dalam acara ini yakni Komisi D DPRD Kab Sidoarjo, Dinas Dikbud Sidoarjo, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Disporapar, Bakesbangpol, Dewan Pendidikan Sidoarjo, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo.

Selain itu juga Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB), Lembaga Pendidikan Ma’arif, Musyawarah Kepala Sekolah (SMP dan SMA), MGMP SMP dan SMA, KNPI, Gusdurian, FKDM, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Unusida, Umaha, Umsida dan pemerhati gender, serta lima sekolah penerima manfaat. (sta/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO