Petugas dari Polsek Kandangan saat memantau situasi di salah satu SPBU. Foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pasca naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax per tanggal 1 April 2022 lalu, Kapolsek Kandangan Iptu Wahyu Hariadi bersama jajaran melakukan pengecekan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Wahyu mengatakan, pengecekan ketersedian bahan bakar minyak dilakukan di SPBU yang ada di wilayah Kecamatan Kandangan.
BACA JUGA:
- Wali Kota Kediri Dorong Guru TK Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan di Era Digital
- Wali Kota Kediri Tekankan Stabilitas Daerah Demi Kelancaran Pembangunan
- Di Pertemuan Rutin Himasal dan Lim, Gus Qowim: Ulama dan Umara Harus Sinergi dengan Masyarakat
- Ular Piton 2 Meter Muncul di Pekarangan Rumah Warga, Damkar Pos Grogol Kediri Lakukan Evakuasi
"Sejak diumumkannya kenaikan harga pertamax per tanggal 1 April 2022 lalu, kami melakukan pemantauan di sejumlah SPBU di wilayah Kecamatan Kandangan," ujarnya, Sabtu (9/4/2022).
Menurut ia, hasil pemantauan di SPBU ditemukan adanya kekosongan BBM. Menurutnya, kekosongan BBM bukan berarti terjadi kelangkaan, namun karena masih dalam proses pengiriman.
"Jadi untuk masyarakat agar lebih bijak jangan sampai terprovokasi. Karena habis BBM bukan berarti langka, tapi kosong dan dalam proses pengiriman," tutup Wahyu. (uji/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




