Kepala Desa Milangasri, Anggit Ardiyanto, saat uji coba sumur bor. Foto: ANTON SUROSO/BANGSAONLINE
MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, menyayangkan beredarnya informasi yang mengatakan bahwa sumur bor di Dusun Waru Etan, RT 10/RW 03 mangkrak.
"Sumur sudah dua kali diuji coba, dan alhamdulilah keluar air. Yang jelas ada sumber airnya seperti gambar di Geolistrik," kata Kepala Desa (Kades) Milangasri, Anggit Ardiyanto, Minggu (3/4/2022).
BACA JUGA:
- TMMD ke-27 Sasar Desa Gadungan, Bangun Sumur Bor untuk Pengairan Sawah Petani
- Tak Pasang Papan Nama, Warga Curiga dengan Proyek Rehab Sumur Bor di Lenteng dan Saronggi
- Atasi Krisis Air Bersih, Kapolres Gresik Bantu Sumur Bor Warga Randupadangan
- Ini Cerita Korban Terbakar Semburan Api dari Sumur Bor di Sampang
Ia mengungkapkan, banyak sekali hambatan dan kejanggalan yang terjadi di sumur, saat akan dilakukan uji coba. Seperti ditemukannya bambu, batu, dan sampah plastik yang berada di lubang sumur.
Diduga, beberapa material itu sengaja dimasukkan orang yang tidak bertanggungjawab untuk menghalangi naiknya air. Apalagi, sempat beredar video di medsos dengan tampilan tangan seseorang yang dengan sengaja memasukan batu pada lubang sumur tersebut, yang sempat dilihat banyak orang.
"Yang jelas ini kan masih tanggungan pengebor, jadi kalau airnya belum maksimal ya masih jadi tanggung jawab pengebor. Anehnya itu, kok bisa ditemukan bambu dan sampah plastik di dalam sumur. Padahal itu mustahil apabila tidak ada orang yang sengaja memasukan," urai Anggit.
Sementara itu, mendengar santernya pemberitaan miring mengenai pembangunan sumur bor di Desa Milangasri, pihak Kecamatan Panekan secara langsung sudah melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di sana. Pun, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Magetan juga sudah turun ke lokasi untuk melihat kondisi sumur.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




